Jumat, 31 Januari 2014

Skali ini Saja...O Tuhan :'(


Bersamamu kulewati 
Lebih dari seribu malam
Bersamamu yang kumau 
Namun kenyataannya tak sejalan
Tuhan bila masih ku diberi kesempatan 
Ijinkan aku untuk mencintanya 
Namun bila waktuku telah habis dengannya 
Biar cinta hidup sekali ini saja
Bersamamu kulewati

Lebih dari seribu malam 
Bersamamu yang kumau 
Namun kenyataannya tak sejala
Tuhan bila masih ku diberi kesempatan 
Ijinkan aku untuk mencintanya 
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biar cinta hidup sekali ini saja
Tak sanggup bila harus jujur 

Hidup tanpa hembusan nafasnya
Tuhan bila waktu dapat kuputar kembali 

Sekali lagi untuk mencintanya 
Namun bila waktuku telah habis dengannya 
Biarkan cinta ini, biarkan cinta ini 
Hidup untuk sekali ini saja

Kamis, 30 Januari 2014

Sekali Lagi Berpura-pura

Maaf, aku memang suka berpura-pura… 
Aku diam padahal sangat merindu, aku tertawa padahal gelisah, aku fokus mendengar padahal sedang memikirkanmu, dan aku menghilang padahal memperhatikanmu. Bahkan saat aku bilang ‘ya sudahlah’, yang padahal mengharapkanmu sepenuh hatiku.
Dan maaf...aku memang suka menulis apapun yang sedang kurasakan
dengan menulis, bebanku larut dalam tulisan
dengan berkata-kata yang menghibur...aku merasa terhibur
setidaknya hati kecilku yang mampu memberikan kesejukan bagi jiwaku sendiri
Kamu...
Seolah telah menjadi teman akrab otakku
yang setiap harinya selalu dipikirkannya, diingatnya dengan baik
rekaman kenangan begitu rapi tersusun dan selalu berputar
sampai pada suatu hari, kau memutuskan untuk menyudahi segalanya
sesuatu yang tak akan mungkin terjadi dalam masa depanku dan masa depanmu
Yaa, aku diam dalam senyuman terbalut air mata
Aku sendiri, disini..
di tempat yang ingin kusinggahi bersamamu nanti
bersama sepenggal harapan yang telah porakporanda karena sebuah perpisahan
Mimpi indah yang menjadi mimpi buruk dalam sekejap
Bukan salahmu..
Andai dulu aku tak berani memulai, mencintaimu dan mengenalmu
ah tapi inilah jalanku, sekali lagi aku merasakannya
menyayangimu, memelukmu, menciummu, beradu kasih denganmu dalam doa-doaku
Kepura-puraanku, ketidakpedulianku dan diamku adalah palsu
Aku tetap memikirkanmu, dengan air mata yang beradu dalam hujan
Dan tetap begitu sampai Tuhan membuatku lupa dengan sendirinya..

Subah, di penghujung Januari 2014

Kamis, 25 April 2013

Hatiku dan Cinta Allah

Ku tapaki hariku, detik demi detik, menit demi menit...
ada perasaan hilang, bukan kehilangan seseorang, tapi kehilangan hatiku sendiri..
hatiku yang terkadang terasa mati, terasa hampa dan tak ada gairah untuk melakukan apapun...
Ku coba mencari tahu, apakah yang sebenarnya terjadi
mengapa hidup tapi terasa mati
mengapa tak ada kepekaan sedikitpun terhadap segala yang terjadi di sekitarku
Dan aku tahu
Yaa...ku tahu jawaban itu
Allah
Hatiku kehilangan Dia, yang ternyata sangat mudah ku hilangkan dengan berbagai kebahagiaan yang ku alami...Tuhan yang ku sebut dalam setiap shalat, Tuhan yang selalu ku sebut di mulut..tetapi tak ku rasakan apa maknanya...
Astagfirullah...ternyata hatiku mati karena Allah jauh dariku
Akulah, akulah yang menjauh...
siapakah diriku ini tanpaNya?? 
imanku....imanku, tetaplah hidupp...jangan pernah lalai
Cepat atau lambat, entah kapan....Allah akan memanggil kita
jangan pernah jauh dariNya...semua takdir ada padaNya
tapi kita, wajib menjemput takdir itu dengan jalan yang indah...
Allah Azza Wajjalla...tempat kita kembali, dan hanya dengan taulada Rasulullah, kita bisa mencapai surga Ilahi...
Kini hatiku hidup kembali...maka ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang... :) Allahuakbar....

Selasa, 03 April 2012

Secercah Harap Tentangnya

Pernah terpikir olehku tentangnya...Dia yang selalu menemaniku dalam khayalan..
Mengapa dimataku, Allah menciptakan dia begitu indah? hingga aku tak pernah punya alasan yang logis mengapa aku menginginkannya...
Aku tak mengerti, hari itu masih saja ku ingat..Investasi cinta pertama yang Allah hembuskan padaku..
melihatnya aku terdiam dan nalarku berhenti berpikir, segala rasa menjadi satu...
Ya Allah, ku tahu itu tak pantas ku pinta padaMu sebelum waktunya tiba...Tapi semua itu terjadi diluar kehendakku...
Aku tak pernah menginginkan dia hadir dalam jiwa ini Ya Rabb, karena Engkaulah Sang Maha Cinta..dengan segala kuasaMu aku menjadi diri yang tak berdaya ketika Kau tiupkan sebuah hasrat dan perasaan yang tak bisa ku mengerti apa artinya...
Ya Allah Tuhanku Semesta Alam...segala sesuatu di dunia ini adalah penciptaanMu, tak terkecuali dia...Jikalau dia yang Kau tentukan jalan hidup dan takdirnya untuk hambamu ini, maka dekatkanlah...Mudahkanlah jalan kami berdua...
Tetapi, jika ini adalah bagian dari perjalanan hidup saja...dan bukan dia orang terpilih itu, jangan biarkan aku terpenjara rasa yang membelenggu hati ini Ya Rabb...
Terimakasih telah menyelipkan butir-butir kebahagiaan diantara cinta yang ku rasakan...Atas perasaan indah ini, dan beberapa pelajaran yang bisa kuambil dari apa yang tengah ku harap...Jadikanlah aku orang yang lebih bijak, seandainya aku harus menerima kenyataan bahwa dia bukan untukku...pastilah Engkau telah menyiapkan yang terbaik dari segala yang ku pikir baik..
Dan satu lagi...Dekatkan aku padaMu Ya Allah...Biarkan aku mencintaiMu sampai kapanpun...Bimbing diri ini menuju ridhaMu...... :) Amiin
Semarang, 3 April 2012

Rabu, 28 Maret 2012

Kau dalam Temaram Malam

Ketika temaram datang menjemput senja
aku berharap setitik alasan menghampiriku
mengapa ada kau
kau yang namanya terukir indah di pelupuk jiwa

seandainya waktu dapat kuhentikan
sekejap saja ingin kuputar kembali saat itu
biarkan aku merasakan gejolaknya sekali lagi
betapa merontanya hatiku, memaksa meraba batas 

Aku menahannya
Karena mungkin saja itu hanya sesaat
Atau sekedar hasrat

Tapi ternyataKau tetap indahBukan hanya dahulu, tapi sekarangKau lebih memabukkan..Menjadikan candu yang tak pernah lekang


Aku masih belum menemukan jawaban
Atas apa yang kurasakan padamu
Waktu dan kesempatan yang tersiakan kala itu
Dan luka yang ku derita saat menghadapimu pergi
ak mampu menghentikan harapan..

Ya..
Kau tetap begitu, tersimpan elok dalam temaram
terbisik dalam do'a dan curahan hatiku bersama Tuhan
Barangkali kau yang Ia janjikan untukku kelak...Wallahualam..

Semarang, 28 Maret 2012
Yunita Purwasih

Senin, 26 Maret 2012

bip - orang sepertiku

Sekilas Mengenai Teori Darwin

Darwin mengemukakan tentang asal mula kehidupan dengan teorinya yang sangat terkenal, teori evolusi.
Menurut teorinya, asal mula kehidupan berasal dari peristiwa kebetulan yang kemudian menjadi sistematis dan tidak mempercayai adanya penciptaan. Bahkan salah satu pembuktiannya dia mengemukakan benda hidup dapat berasal dai benda tak hidup, salah satu hal yang dilakukan adalah dengan memasukan daging ke dalam toples kemudian menutupnya dengan kain kasa, setelah didiamkan beberapa hari diatas kain kasa tersebut muncul beberapa ekor belatung. Darwin mengungkapkan bahwa belatung tersebut berasal dari dalam daging, padahal belatung itu muncul dari larva lalat yang hinggap dikain kasa.
Penganut paham evolusionis bersikukuh yakin bahwa tak ada penciptaan, dan terus mengingkari adanya Tuhan.  Adanya perbedaan spesies pada binatang dianggap sebagai proses evolusi yang berasal dari moyang yang sama, Darwin mengakui kehebatan anekaragam spesies tersebut sebagai hasil dari evolusi atau perubahan yang terjadi sangat lama.
Melalui seleksi alam, makhluk hidup dianggap mengalami berkali-kali perubahan, seperti anggapan bahwa leher jerapah awalnya pendek seperti leher kuda, kemudian lama kelamaan menjadi panjang karena menjulurkannya untuk bersaing mendapatkan makanan. Menurut seleksi alam, makhluk hidup yang kuat akan bertahan hidup sedangkan yang lemah akan mati dan lama-lama mengalami kepunahan.
Namun lama-kelamaan pada awal abad ke 21, teori-teori itu terbantahkan oleh munculnya banyak ilmuwan yang membuktikan bahwa dunia ini ada yang menciptakan, Dialah Allah SWT.
Sebagaimana runtuhnya teori Darwin, semakin membuktikan kekuasaan Tuhan. Betapa hebat telah diciptakan dunia beserta isinya yang sangat kompleks dan terstruktur. Tak ada yang mampu menandingi kuasaNya, bukti kekuasaanNya adalah nikmat dan berkah yang ada di alam semesta, Dia yang tiada beranak dan tidak diperanakkan..
Subhanallah...teori Darwin sangat keliru, namun sejarah tentang asal mula kehidupan dapat dipelajari sebagai tambahan pengetahuan kita.

Gunungpati, 26 Maret 2012, tanpa editan karena tulis ini spontan disela2 mengerjakan tugas kuliah.. :)